FUN Institute

Semua Jadi Juara

“Semua adalah juara…” seru Miss Dwi membesarkan hati anak-anak peserta lomba mewarnai, Sabtu 28/4 di lapangan bulutangkis Komp. Pepabri. Salah satu venue dari rangkaian kegiatan Fun Institute Festival 2018. “Walaupun tidak dapat piala, tapi kalian adalah piala di hati Bunda semua…” Lalu mereka bernyanyi bersama, Aku Anak Indonesia. Seru dan tampak membahagiakan. Berbahagia bersama adalah… Continue reading Semua Jadi Juara

Iklan
FUN Institute

Festival-Festivalan

“Biar ada isinya aja,” kata Zaenal Radar. Itu kesimpulan pembicaraan sore itu, dari pertemuan dua petinggi Komunitas Pecinta Kopi Sasetan yang anggotanya cuma dua, Zaenal Radar dan saya. Kalau ada yang mau bergabung bagaimana? Harus melewati masa pendadaran penggembira dulu untuk mengukur militansinya. Kecuali mungkin kalau membawa kopi saset sekarung buat nyogok Zaenal dan saya… Continue reading Festival-Festivalan

Story & History

‘Kentut’ di Seberang Masjid

Saya biasanya memanggilnya ‘Man’. Karena itulah yang tertulis di gerobak mie ayamnya, ‘Mbah Man’. Seperti juga nama-nama tempat makan yang menggunakan nama orang, saya tidak terlalu peduli. Pendek pikir saya menyimpulkan sekenanya, paling nama yang punya, pendirinya, atau orang yang dicintainya. Misal Ayam Goreng Mbok Berek, Ayam Bakar Mas Mono, dll. Kalau ada waktu barulah… Continue reading ‘Kentut’ di Seberang Masjid

FUN Institute

Di Bawah Naungan Kubah

“Kita namakan Komunitas 2CM saja, Cinta Masjid Cinta Menulis.” Banyak senyum merekah di ruangan persis bawah kubah terbesar se-Asia. Bermula dari perbincangan kecil saya dengan Nanis, salah satu pengurus Mimbar Zakat Masjid Al-Azhom. Pertemuan yang mengantarkan saya bertemu dengan pimpinan Mimbar Zakat sekaligus salah satu pengurus Masjid Raya Al-Azhom, Ustadz Masduki. Hasil pembicaraan itu ya… Continue reading Di Bawah Naungan Kubah

SENGGANG

Belajar dari Humor Emha

“Wow, akhirnya ketemu!” Walaupun sudah buluk, kucel, berdebu, perasaan saya menggelinjang ketika menemukannya. Sudah lama saya mencarinya, sampai kadang frustasi dan berprasangka. Mengumpat sendiri kepada entah siapa, “Pinjam boleh, tapi kembalikan dong! Kalau minta, minta aja...” Saya memisahkan tempat dan lemari buat buku-buku tertentu. Tetapi ada saja yang ‘memaksa’ bahkan ‘maksa banget’ pinjam. Sering sekali… Continue reading Belajar dari Humor Emha