SENGGANG

Cinta Akan Membawamu Kembali

  “Jadi anak muda ya harus gitu, angkuh dan melawan…” kata saya kepada istri ketika makan setelah menonton film 212 – The Power of Love, yang dibintangi Fauzi Baadilla di CGV Transmart Graha Raya Bintaro. Istri saya hanya tersenyum, karena dia tahu saya akan bercerita lebih banyak menjelaskan kata-kata itu. Karena, begitulah kebiasaannya, setelah menonton… Continue reading Cinta Akan Membawamu Kembali

Iklan
Story & History

Indikasi Puasa Gagal

Ini pesan kultum di hari pertama puasa dari Ustadz Yudi di Masjid Al-Haq, Komp. Pepabri, Kunciran. Masjid yang sedang direnovasi sejak Oktober 2017 lalu. “Puasa itu harus dipersiapkan dan direncanakan, kalau tidak, indikasi gagalnya besar…" Sembari bicara, beberapa kali gerak tangannya masuk ke kantong jas hitam yang membalut gamis putihnya. Lelaki yang juga guru sekolah Islam… Continue reading Indikasi Puasa Gagal

FUN Institute

Launching-Launchingan

“Buku ini hanyalah cara kami merayakan persahabatan, merayakan kebahagiaan…” Begitulah saya sok belagu membuka acara launching-launchingan buku Antologi Cerpen ‘Aku Tak Cinta Padamu’ pada acara festival-festivalan, Fun Institute Festival, 29/4/2018 di kawasan Fun Institute Learning Center, Kunciran, Kota Tangerang. “Penulis di buku ini sebagian sudah menjadi penulis, berprofesi penulis, ada juga yang baru belajar menulis.… Continue reading Launching-Launchingan

FUN Institute

Semua Jadi Juara

“Semua adalah juara…” seru Miss Dwi membesarkan hati anak-anak peserta lomba mewarnai, Sabtu 28/4 di lapangan bulutangkis Komp. Pepabri. Salah satu venue dari rangkaian kegiatan Fun Institute Festival 2018. “Walaupun tidak dapat piala, tapi kalian adalah piala di hati Bunda semua…” Lalu mereka bernyanyi bersama, Aku Anak Indonesia. Seru dan tampak membahagiakan. Berbahagia bersama adalah… Continue reading Semua Jadi Juara

FUN Institute

Festival-Festivalan

“Biar ada isinya aja,” kata Zaenal Radar. Itu kesimpulan pembicaraan sore itu, dari pertemuan dua petinggi Komunitas Pecinta Kopi Sasetan yang anggotanya cuma dua, Zaenal Radar dan saya. Kalau ada yang mau bergabung bagaimana? Harus melewati masa pendadaran penggembira dulu untuk mengukur militansinya. Kecuali mungkin kalau membawa kopi saset sekarung buat nyogok Zaenal dan saya… Continue reading Festival-Festivalan

Story & History

‘Kentut’ di Seberang Masjid

Saya biasanya memanggilnya ‘Man’. Karena itulah yang tertulis di gerobak mie ayamnya, ‘Mbah Man’. Seperti juga nama-nama tempat makan yang menggunakan nama orang, saya tidak terlalu peduli. Pendek pikir saya menyimpulkan sekenanya, paling nama yang punya, pendirinya, atau orang yang dicintainya. Misal Ayam Goreng Mbok Berek, Ayam Bakar Mas Mono, dll. Kalau ada waktu barulah… Continue reading ‘Kentut’ di Seberang Masjid