Ibu

Ibu yang Tak Henti Puasa

“Sarapan dulu, biar nggak masuk angin…” kalimat ini membelokkan langkah saya. Dari hendak menuju pintu, kembali ke ruang makan. Seperti biasa, ibu sudah siapkan sarapan untuk saya. Tidak berubah dari saya mengenal makan di meja makan, dari kecil hingga kuliah, bahkan sudah bekerja. “Nggak sekalian, Mam…” sering saya bertanya begitu. Tapi jawabannya macam-macam, berganti-ganti. Demikianlah… Continue reading Ibu yang Tak Henti Puasa

FUN Institute, Ibu

Begini Awal Mulanya…

“Datang aja ke rumah, kita belajar sama-sama,” begitulah mulanya. Kondisi psikologis saya waktu sedang drop, sebuah peristiwa besar telah membuat saya lunglai. Namun saya tidak boleh cengeng, harus bangkit, dan ‘harus bermanfaat’ secepat-cepatnya. Dan itulah yang saya lakukan, mengumpulkan teman-teman yang ingin belajar menulis di rumah. “Saya belum bisa pergi terlalu sering dan terlalu jauh.”… Continue reading Begini Awal Mulanya…

Ibu, Story & History

Bahagia yang Dekat

“Apa yang kamu cari?” tanya seseorang pada saya. Belum sempat menjawab, dia sudah menyela lagi. “Saya lihat kamu bahagia, semua kamu miliki. Ngapain harus ngoyo, nguber apa?” Pertanyaan demi pertanyaan tak kunjung usai. Saya bingung menjawabnya. Karena hampir semua jeda, berlanjut dengan pertanyaan lain lagi. Saya seperti diinterogasi. Tapi memang saya layak diperlakukan begitu. Saya… Continue reading Bahagia yang Dekat

Ibu, Story & History

Bercanda sama Mertua, Kenapa Nggak?

           “Mantu itu ya anak, bedanya cuma Ibu nggak nglairin aja…” Itu kalimat mendiang ibu saya jauh sebelum saya menikah. Ceritanya saya ingin tahu saja, dimana kedudukan menantu dalam diri ibu saya. Kan sudah biasa kalau cerita tentang hubungan menantu mertua itu momok jelek. Tidak bisa harmoni, banyak cerita tidak mengenakan. Karena saya ingin sekali… Continue reading Bercanda sama Mertua, Kenapa Nggak?

Ibu

Empat Tahun Berlalu, Pesan Itu…

Empat tahun lalu, persis tanggal 24 Februari 2011… Allah memanggil ibunda saya ke haribaan terindahnya. Pergi dalam puncak cintanya. Teriring janji, “Taufan bisa, Mam…” Hari ini tanggal yang sama dalam tahun yang terus berderak. Dalam balutan berbagai rasa, saya semakin paham, betapa ibu saya orang yang luar biasa. Banyak amalan baiknya yang tak terkejar. Gerak… Continue reading Empat Tahun Berlalu, Pesan Itu…