Buku, FUN Institute

Berhentilah Menulis Fiksi!

“Berhentilah menulis fiksi, Fan!” pinta guru saya. Apalagi ketika saya harus berhadapan dengan banyak teks, termasuk mendapat kehormatan menjadi penyunting naskah beliau. Berulangkali saya membaca naskah beliau yang padat, berisi. Bernas sekali. Dan itu bukan fiksi. Saya merasa itu adalah bagian dari cara yang sangat elegan, mengantar saya ke gerbang dan halaman indahnya kisah-kisah nonfiksi… Continue reading Berhentilah Menulis Fiksi!

Iklan
SENGGANG

Ngadep ‘Umar Kayam’ Sugih

Beruntung saya mempunyai simbah yang suka membaca. Setidaknya membaca koran. Korannya Kedaulatan Rakyat. Sampai akhirnya saya turut ketagihan membaca dan mengenal seri cerita bersambung Api di Bukit Menoreh karangan SH Mintaredja yang kemudian dibukukan berjilid-jilid. Satu lagi, saya terpukau dengan mengangeni kolom Umar Kayam yang begitu sublim dan leleh menyatu dengan kehadiran tokoh-tokohnya, seperti Ki… Continue reading Ngadep ‘Umar Kayam’ Sugih

Film, Story & History

Boven Digoel, Cerita Seorang Dokter

Boven Digoel adalah tempat entah berantah yang tidak terkonstruksi baik di benak saya. Seperti ketika saya bingung, di mana Pulau Buru yang terkenal dengan pembuangan para PKI 1965. Walau kemudian saya tahu, Boven Digoel adalah sebuah wilayah di Papua, tempat pembuangan para tokoh pergerakan di masa penjajahan Belanda. Bung Hatta, Syahrir, dan Mas Marco Kartodikromo… Continue reading Boven Digoel, Cerita Seorang Dokter

SENGGANG

Senja di Tepian Cisadane

Eksplorasi Pasar Lama Kota Tangerang itu banyak sekali bab-nya. Tidak semata tentang pecinan yang memang mengakar kuat. Sejarah dan keberadaannya bisa digali pada sebuah bangunan di tengah pasar, tapi bukan sembarang bangunan. Di Jalan Cilame, Pasar Lama Kota Tangerang, yang bila pagi penuh dengan pedagang sayuran. Ada sebuah destinasi penting, sebuah museum! Ya, Museum Benteng Heritage.… Continue reading Senja di Tepian Cisadane

SENGGANG, Story & History

Permisi, Nyai Subang …

Sesuatu yang pertama kali kita lakukan pasti akan bertemu dengan hal-hal menakjubkan. Ini bukan perjalanannya yang pertama, tapi pergi bersama rombongan orang-orang tua pemuka warga tempat tinggal saya. Tujuan utamanya, kondangan. Namun tujuan antaranya, pelesiran sekalian. Kebayang kan, saya dan istri menjadi orang paling muda di antara pasangan lainnya. Namanya juga pergi bareng orang banyak,… Continue reading Permisi, Nyai Subang …