FUN Institute, Fun Writing

15 Bekal Menulis ala Kinoysan

Setiap penulis memiliki hal penting untuk dipelajari orang-orang yang ingin juga menulis. Kinoysan adalah penulis yang lumayan produktif dengan menulis berbagai jenis tulisan. Mengawali menulis sejak SMP di Jogja. Membongkar celengannya yang hanya 80 ribu untuk membeli mesin tik yang harganya 250 ribu ketika itu. Meminta tambahan sana-sini hingga terkumpul 200 ribu. Masih kurang, ayahnya… Continue reading 15 Bekal Menulis ala Kinoysan

Iklan
FUN Institute, Fun Writing

Gizsya – Si Anak Biografis

 Ada banyak yang datang ke Fun Institute, ada yang belajar serius, ada yang hanya menuntaskan keinginan, ada yang senang ngobrol sambil ngopi. Salah satunya anak yang serius itu adalah Gizsya. Dia datang sejak masih kuliah di Universitas Bakrie, di Kuningan Jakarta. Hingga lulus dan kini sudah bekerja. “Kalau bisa ketemu sumbernya, mengapa harus ke tempat… Continue reading Gizsya – Si Anak Biografis

FUN Institute, Fun Writing

Patrick – Juara Sayembara Faber Castell

“Mas saya juara satu, saya juara satu…” suara lelaki di hape saya terasa sekali aura kebahagiaannya. “Barusan saya ditelepon panitia, katanya naskah saya juara lomba Faber Castell.” Tentu saja saya turut bahagia, turut bangga. Bagaimana juga saya tahu persis proses kreatifnya dan berkeringatnya Patrick untuk sampai juara. Dan sekali lagi, ini memberi pelajaran buat saya,… Continue reading Patrick – Juara Sayembara Faber Castell

FUN Institute, Fun Writing

Membaca Cepat – Pasang ‘Persneling’ di Kepalamu

“Buku segini sudah dibaca semua, Mas?” Pertanyaan ini sering sekali menghampiri saya ketika orang-orang baru datang ke rumah saya, atau ke ruang sebelah yang saya jadikan rumah baca. Beberapa lemari isinya buku. Isinya macam-macam. Dari komik yang tinggal dua lemari, novel remaja, hingga buku-buku lainnya. Temanya sangat beragam. Tak terkecuali tamu saya di hari raya… Continue reading Membaca Cepat – Pasang ‘Persneling’ di Kepalamu

FUN Institute, Fun Writing

Lead Feature, Sepotong Cerita dalam Sebuah Nama

                “Kenapa namaku Vespania Sally, karena waktu mau lahir, ayahku jual vespa kesayangannya,” pernyataannya membuatku tersenyum. “Bukan karena kebarat-baratan.” Pendek kata, nama itu bisa dimakna sebagai puncak kesastraan orang tua. Bagaimana tidak, jual vespa, sesuatu yang sangat disayangi, mewakili banyak orang di negeri ini, betapa kondisi ekonomi di awal pernikahan. Hanya cukup, bisa disebut pas-pasan.… Continue reading Lead Feature, Sepotong Cerita dalam Sebuah Nama

Fun Writing

Yang Sering Diabaikan Penulis Pemula

  Beberapa waktu saya pernah menjadi bagian dari proses seleksi naskah dan mengeditnya. Intensitas itu mengasah kepekaan dan memberikan beberapa catatan tentang naskah yang baik dalam penulisannya. Saya mendapati begitu antusiasme orang ingin jadi penulis, terutama penulis fiksi. Mereka mengirim naskah kumpulan cerpen dan novel beratus halaman. Namun beberapa dari mereka mungkin lupa, kurang mengerti,… Continue reading Yang Sering Diabaikan Penulis Pemula

Fun Writing

Resensi Buku, Memeras Esensi

Meresensi sebenarnya bisa menjadi pekerjaan yang sangat menyenangkan bagi para pembaca buku. Karena ini pekerjaan langka. Badan dunia Unesco dalam rilisnya, menyebut Indonesia tingkat bacanya rendah, hanya ada satu orang pembaca buku serius di antara seribu. Meresensi menjadi sangat eksklusif karena dilakukan oleh segelintir orang di antara melimpahnya buku, film maupun musik. Apa saja yang… Continue reading Resensi Buku, Memeras Esensi