Buku, FUN Institute

Berhentilah Menulis Fiksi!

“Berhentilah menulis fiksi, Fan!” pinta guru saya. Apalagi ketika saya harus berhadapan dengan banyak teks, termasuk mendapat kehormatan menjadi penyunting naskah beliau. Berulangkali saya membaca naskah beliau yang padat, berisi. Bernas sekali. Dan itu bukan fiksi. Saya merasa itu adalah bagian dari cara yang sangat elegan, mengantar saya ke gerbang dan halaman indahnya kisah-kisah nonfiksi… Continue reading Berhentilah Menulis Fiksi!

Iklan
FUN Institute

Belajar Bahasa Arab di Fun Institute

Sebenarnya saya iri sama teman-teman yang sering ngumpul di Fun Institute dan berkomunikasi dengan bahasa Arab. Rata-rata mereka memang alumni pesantren. Sampai beberapa genk berganti, saya tak kunjung sempat belajar dengan serius bahasa Arab. Hingga akhirnya kesempatan itu datang. “Assalamu’alaikum,” seseorang menyapa saya. “Wa’alaikum salam,” sahut saya sambil menyalaminya. “Masmuka?” Ups! Saya terbengong-bengong. Hinggga seseorang… Continue reading Belajar Bahasa Arab di Fun Institute

FUN Institute, Ibu

Begini Awal Mulanya…

“Datang aja ke rumah, kita belajar sama-sama,” begitulah mulanya. Kondisi psikologis saya waktu sedang drop, sebuah peristiwa besar telah membuat saya lunglai. Namun saya tidak boleh cengeng, harus bangkit, dan ‘harus bermanfaat’ secepat-cepatnya. Dan itulah yang saya lakukan, mengumpulkan teman-teman yang ingin belajar menulis di rumah. “Saya belum bisa pergi terlalu sering dan terlalu jauh.”… Continue reading Begini Awal Mulanya…

FUN Institute, Kegiatan FI

Spirit Antikorupsi dalam Puisi

MERAYAKAN WORLD BOOK DAY bersama Gol A Gong   “Tidak ada satupun kata korupsi dalam buku kumpulan puisi ini,” dikemukakan Gol A Gong sang penulis buku puisi Kota yang Ditinggalkan Penghuninya. Korupsi hanyalah kata kerja. Dalam KBBI daring disebut, korupsi adalah penyelewengan atau penyalahgunaan uang negara (perusahaan dsb) untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Mungkin karena… Continue reading Spirit Antikorupsi dalam Puisi

FUN Institute

Pesta Puisi Gol A Gong di Fun Institute

“Malam ini saya sangat menikmati Gol A Gong.” Demikian kata Gusur Adhikarya yang membedah dengan jernih buku kumpulan puisi Gol A Gong, “Kota yang Ditinggalkan Penghuninya” terbitan Gong Publishing. Suasana malam minggu di Fun Insitute, Kunciran, Kota Tangerang 2 April lalu memang berbeda. Meski hujan sempat menyapa, sepertinya hendak turut serta meramaikan Pesta Puisi –… Continue reading Pesta Puisi Gol A Gong di Fun Institute

FUN Institute, Fun Writing

Patrick Akhirnya Juara

“Mas saya juara satu, saya juara satu…” suara lelaki di hape saya terasa sekali aura kebahagiaannya. “Barusan saya ditelepon panitia, katanya naskah saya juara lomba Faber Castell.” Tentu saja saya turut bahagia, turut bangga. Bagaimana juga saya tahu persis proses kreatifnya dan berkeringatnya Patrick untuk sampai juara. Dan sekali lagi, ini memberi pelajaran buat saya,… Continue reading Patrick Akhirnya Juara