Sudut Pandang

Buku-Buku Baru yang Menghibur


Pada perhelatan Pesta Puisi ‘Tidak untuk Korupsi”Kota yang Ditinggalkan Penghuninya, Sabtu, 2 April 2016 lalu di Fun Insitute. Tidak hanya menjadi momentum berpuisi belaka, tetapi menjadi ruang kebahagiaan lainnya bagi saya. Setidaknya, saya malam itu mendapat empat buku baru sekaligus.

Pertama, tentu saja buku kumpulan puisi Mas Gol A Gong – Kota yang Ditinggalkan Penghuninya, terbitan Gong Publishing, 2016. Istimewanya, sudah disiapkan dari awal perjalanannya ke Fun Institute. Saat sampai, Mas Gong langsung memberikan buku yang sudah ditandatangani. “Ini untuk Gusur (Adhikarya), yang ini buat Taufan.” Tentu saja saya menerimanya dengan riang gembira. Dalam hati, saya harus membaca buku puisi sampai khatam! Karena saya sering gagal membaca sampai selesai buku-buku kumpulan puisi. Inilah saatnya. Bismilah…

Kedua, siang harinya, jauh sebelum acara dimulai, saya mendapatkan buku dari Gizsya. Sebuah buku novel memoar salah satu petinggi di Bakri yang baru selesai cetak, anget dan belum dilaunching. “Hisyam Sulaiman, Langkah Sejuta Mimpi” terbitan Kalifa Fermark Nusantara, Jakarta. Buku yang turut saya gawangi, editori, dan  dampingi penulisannya. Tentu saja, saya bangga, karena ini buku pertama Gizsya dari dua buku yang hendak ditulisnya. Sebuah buku yang menginspirasi, membangun spirit kemandirian, keberanian, pantang menyerah, dan yakin dengan ketentuan sang Pencipta. Spirit ahsanu amala – berbuat sebaik-baik amal menjadi salah satu nilai kuat yang ingin disampaikan sang tokoh. Banyak pengalaman luar biasa yang penuh pesan kejuangan dan pantang menyerah ditulis dalam buku ini.

Ketiga, menjelang acara bubaran. Masih dalam suasana foto-foto bersama, Mbak Dewi Nova dari Komunitas Perempuan Berbagi, kenalan baru saya dari Pamulang memberikan dua eksemplar buku. “Saya ada kenang-kenangan buat Mas Taufan, mohon diterima ya…” katanya sambil menyerahkan buku, Para Penyintas – Dari Pamulang hingga Papua. Buku antologi cerita pendek dari sekitar 20 penulis dengan berbagai latar belakang.  Dari remaja biasa, ibu rumah tangga, pekerja seksual, pendamping korban kekerasan seksual hingga mahasiswa.  Rencananya, buku Para Penyintas ini juga akan turut serta dalam acara launching bersama puluhan buku lainnya di puncak acara World Book Day di Rumah Dunia Serang, Sabtu, 23 April 2016. Saya ingin sekali segera selesai membaca buku ini, sayang harus dikunyah pelan-pelan karena banyak kerjaan yang harus mengantri diselesaikan. Nanti kalau selesai, saya coba urai lagi ya…

Keempat, hari Minggu sesudah acara selesai, menjelang pulang setelah menginap semalam, Fhea memberikan buku terbarunya, “To: Daddy” terbitan Grasindo, 2016. Buku ini merupakan novel keduanya. Novel pertamanya pernah dibedah bertepatan dengan ulang tahun kedua Fun Insitute dua tahun lalu. Judulnya Melodie der Liebe terbitan de Teens, 2014. Fhea atau Asmira Fhea termasuk anak yang rajin belajar dan pantang menyerah. Salah satunya dia turut menjadi peserta Kampus Fiksi yang digagas pejuang buku dan pemilik penerbit Diva Press Jogja, Mas Edi Mulyono atau lebih dikenal dengan Edi Akhiles. Saya baru setengah melahapnya saat itu. Aih, Korea… Kemudian saya cari-cari kok sudah tidak ada lagi, ternyata “Maaf, bukunya Fhea kebawa…” tulis seseorang di WA. Baiklah, saya terpaksa menunda menyelesaikan novel baru Fhea yang selalu memanggil saya dengan sayangnya, “Panda…” sampai buku itu kembali dalam satu dua hari ini.

Saya menyukai buku. Seperti juga saya suka membaca.

Membaca adalah rekreasi yang menyenangkan. Walaupun sekarang saya merasa, sering kurang waktu. Ingin membaca banyak-banyak, tetapi apa daya… mata mulai cepat lelah, waktu banyak tersita aktivitas lain yang perlu tenaga, sehingga bisa membaca buku hingga tamat dalam sekali dua kali duduk seperti dulu kala ibarat merindu pacar yang tak kunjung pulang di negeri seberang. Aih…

Tabik dan salut buat semua yang terus membaca, yang terus menulis…

 

Iklan

2 tanggapan untuk “Buku-Buku Baru yang Menghibur”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s