SENGGANG

Solidarnos Café, Ngopi Aroma Literasi


Inspiratif!

Solidarnos Café adalah ikhtiar mulia. Banyak cara menghidup-hidupkan daya literasi yang ‘eksklusif’. Sebuah kemuliaan, karena tidak semua orang bisa dan konsisten. Hanya bisa dilakukan oleh orang-orang yang mencintai buku, mencintai peradaban dan masa depan yang lebih baik, serta harus bernapas panjang. Tidak menarik, bagi banyak orang. Tidak seksi bagi sebagian lainnya. Buku, membaca, menulis… Duh, bukan tidak membandingkan, tapi beda rasa ketika mengucap, televisi, film, menonton… Daya magnetnya beda dan banyak yang bersedia mensponsorinya.

Solidarnos - Kopi Nusantara Solidarnos - Spaghetti Aing

“Sebagian dari pendapatan Solidarnos Café untuk Rumah Dunia,” kata Mas Gong, ya … Gol A Gong, penulis keren banget, pegiat literasi yang dinamis dan penuh terobosan, serta sang pendiri Rumah Dunia. Solidarnos adalah salah satu judul buku Mas Gong dalam seri Balada Si Roy  yang awalnya dimuat sambung bersambung di Majalah Hai tahun 1990an.

Beruntung saya bisa ke Solidarnos Café yang tepatnya strategis banget. Dekat jalan raya, persis di depan Rumah Dunia.  Saya datang menjelang siang. Alhamdulillah, bisa bertemu guru dan inspirator saya, Mas Gong yang belum lama pulang dari Frankfurt, Jerman. Menjadi bagian dari 70 orang yang mewakili Indonesia yang mendapat kehormatan sebagai Guest of Honour Frankfurt Book Fair 2015 dalam kapasitasnya sebagai pegiat literasi.

Lepaskan alas kaki…

Solidarnos - Baca Buku Solidarnos - Drink Eat Read

Setelah itu, seduhlah kopi. Ada aneka kopi dari berbagai daerah penghasil kopi di Indonesia. Dari kopi Sumatra sampai kopi Maluku dan Manado. Silakan seduh sendiri, mau kopi pahit tanpa gula, atau mau manis dengan gula pasir atau gula jawa. Hmm… Saya dipilihkan kopi Maluku yang membuat saya kepayang rasa sampai kembali. Seruput dan baui perlahan…

Bolehlah sambil menikmati interior yang didesain sedemikian rupa. “Saya serahkan kepada Tias dan Bela,” jelas Mas Gong. Tias yang disebut adalah Mbak Tias Tatanka istri beliau, dan Bela adalah anak sulungnya . Atau bolehlah berfoto-foto di banyak sudut café yang hampir semuanya menarik atau mungkin sengaja dibuat untuk spot foto pengunjung café.

“Kamu harus foto di sini,” kata Mas Gong.

Solidarnos - SolidarnosSebuah dinding yang penuh dengan tempelan poster dan kartu pos. Saya merasai sebagian spirit perjalanan Mas Gong ada di café itu. Ada tersedia buku-buku Mas Gong dan Mbak Tias yang kental aroma travel writing. Pengunjung yang beruntung dapat memiliki dan membawa pulang. Tentu dengan membelinya. Tidak ada ruginya, buku-buku yang bagus, inspiratif, dan berenergi.

Jangan lupa, pesanlah menu paling istimewa di café itu. Tersedia banyak pilihan makanan. Harga bersahabat, malah sangat-sangat bersahabat. Ada berbagai pilihan minum dan varian jus. Namanya asyik-asyik. Termasuk pilihan makanannya. Siang itu saya memilih “Spaghetti Aing” rasa ayam. Ada tiga pilihan rasa, ayam, daging, dan ikan. Silakan pesan sesuai selera. Ukurannya pas, rasanya juga enak. Saya tak lama untuk menandaskan seporsi spaghetti andalan Solidarnos.

Solidarnos - Gol A Gong Solidarnos - Sepeda Ontel

Tentu saja, kita bisa rileks dengan membaca buku yang disediakan. Boleh juga kalau mau menyumbang buku barunya. Kalau ada yang mau melemaskan urat leher sambil bernyanyi-nyanyi, tersedia organ untuk mengiringi.

Solidarnos Café melengkapi daya magnetis Rumah Dunia setelah dengan spirit panjang literasinya. “Rumah Dunia sudah hampir 15 tahun…” kata Mas Gong. Bagi saya itu luar biasa. Hingga kemudian saya terinspirasi membuat Fun Institute yang baru tiga tahun berjalan. Hanya bermula dari kedatangan saya ke Rumah Dunia bertahun-tahun lalu, banyak bicara dengan Mas Gong, dan satu pesan itu…

“Jadilah orang yang bermanfaat bagi sekitarmu, di mana pun kamu…”

Terima kasih Mas Gong, Mbak Tias, insya Allah saya balik lagi ke Solidarnos dengan istri. Masih banyak menu yang harus dinikmati.

Iklan

2 thoughts on “Solidarnos Café, Ngopi Aroma Literasi”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s