FUN Institute, Fun Writing

Lead Feature, Sepotong Cerita dalam Sebuah Nama


lead feature

                “Kenapa namaku Vespania Sally, karena waktu mau lahir, ayahku jual vespa kesayangannya,” pernyataannya membuatku tersenyum. “Bukan karena kebarat-baratan.” Pendek kata, nama itu bisa dimakna sebagai puncak kesastraan orang tua. Bagaimana tidak, jual vespa, sesuatu yang sangat disayangi, mewakili banyak orang di negeri ini, betapa kondisi ekonomi di awal pernikahan. Hanya cukup, bisa disebut pas-pasan.

Mencari sudut pandang yang tepat sangat penting dalam menulis feature. Setelah mendapat sudut pandang, selanjutnya adalah memilih lead yang tepat pula. Lead atau paragraf pertama dalam penulisan feature mempunyai fungsi utama untuk menarik pembaca. Sehingga pembaca mampu terbawa hingga ke akhir tulisan.

Menciptakan kesan pertama yang menarik, membuat pembaca terpikat, adalah hal menantang bagi penulis feature. Nama Vespania, misalnya, orang akan tergelitik, “Pasti orangtuanya penggemar vespa…” atau “Mungkin ayahnya penggemar vespa yang ngefans sama tim sepakbola Spanyol, Espana…” bisa pula, “Komplit banget bapaknya ya, penggemar vespa, pendukung tim sepakbola Spanyol terus penggemar lagu Sally-nya Peterpan…” Lead-nya mampu membuat penasaran. Bisa membuat pembaca terperangkap untuk berimajinasi. Walau ada penjelas di kalimat-kalimat berikutnya.

Ada beberapa lead feature yang populer dan biasa dipakai. Tentang feature sendiri, sudah ditulis di feature-berkisah-fakta-rasa-sastra. Dalam buku Seandainya Saya Wartawan Tempo, membaginya dalam berbagai jenis lead seperti ini:

Lead Ringkasan seperti sering dipakai dalam penulisan hardnews. Berisi ringkasan atau inti ceritanya. Cenderung lebih mudah, sehingga sering menjadi pilihan.

Lead Bercerita, lead yang banyak digunakan penulis fiksi. Menciptakan sebuah suasana dan menjadikan pembaca sebagai tokoh utama. Lead seperti ini tepat untuk penulisan petualangan atau reportase peperangan.

Lead Deskriptif dapat menciptakan gambaran dalam pikiran pembaca tentang seorang tokoh atau tempat kejadian. Cocok untuk penulisan feature profil atau tokoh. Penulis harus mampu ‘menghidupkan’ atau menghadirkan ilustrasi tokoh atau profil tersebut ke pembaca dengan memfokuskan pada hal yang paling menonjol.

Lead Kutipan biasanya diambil dari kutipan yang paling menarik, lugas, atau ringkas dari tokoh yang ada dalam tulisan. “Tembak di tempat buat yang bikin rusuh!” tegas Panglima TNI menjelang demonstrasi besar Hari Buruh.

Lead Pertanyaan, menuliskan rasa ingin tahu pembaca dengan mengedepankan pertanyaan. Mungkin saja pembacanya sudah tahu jawabannya, tapi mungkin juga belum atau masih ragu-ragu. Misal, “Berapa gaji Presiden Jokowi bila dihitung dengan dollar sekarang?” Dengan rupiah yang terus tertekan, 14.717 rupiah per dollar AS, apakah gaji presiden Indonesia masih masuk jajaran negara yang menggaji pemimpinnya dengan tinggi?

Masih ada beberapa macam lead lagi. Ada Lead Penggoda, biasanya dimaksudkan untuk bergurau dengan pembaca. Intinya tetap mengupayakan daya tarik pembaca. Lead jenis ini biasanya ringan dan pendek. Kadangkala memakai teka-teki, hanya memberi sedikit kata kunci, atau menyicil informasi untuk terus membuat rasa penasaran pembaca.

Ada juga Lead Nyentrik dan Lead Gabungan. Nyentrik dengan kreativitas imajinatifnya untuk menarik pembaca. Contohnya, Pung ketipak ketipung, bunyi gendang bertalu-talu. Orang tidak tahu diuntung, ditolong malah bikin malu. Kalau lead gabungan jelas gabungan dari beberapa jenis lead yang sudah dijelaskan di atas.

Senang juga punya nama yang unik, selain sering mendapatkan reaksi roman muka yang tak biasa, candaan yang jenaka hingga gurauan yang menjurus sarkartis. “Saya akhirnya jadi belajar dan  tahu, sejarah vespa, mulai dari pabriknya di Genoa, Italia hingga masa jayanya di Indonesia. Setidaknya sebelum penetrasi kendaraan bermotor Jepang, Vespa pernah sangat prestise buat pemiliknya, bisa seharga rumah kata ayah saya,” ujar Vespania.

Iklan

2 tanggapan untuk “Lead Feature, Sepotong Cerita dalam Sebuah Nama”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s