Story & History

Berkah atau Berkah


Bang Nape1“Insya Allah, banyak tamu banyak berkahnya, Mas…”

Saya menganggap itu doa, maka saya mengaminkan dengan khidmat. Kalimat ‘banyak tamu banyak berkah’ tentu sudah sangat lazim. Karena sangat umum dan sangat lazim itulah, biasanya terlepas untuk memakna. Tidak banyak yang balik langkah, meraih akar kalimat itu berawal. Mungkinkah hanya semata ungkapan, hanya sebuah doa, atau pengetahuan yang turun temurun?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s