Story & History

Nama Anak Sekarang


Setiap tahun saya kebagian menulis ijazah kelulusan anak-anak taman kanak-kanak yang diasuh istri. Meskipun zaman sudah canggih, tinggal print juga cepet beres. Jenis font yang bau handwriting juga banyak. Saya sih senang saja, karena ini memelihara ketrampilan menulis saya dengan pulpen. Tidak terlalu sering saya menulis dengan pulpen, cenderung lebih banyak mengetik.

nulis ijazahSudah sejak TK itu mulai meluluskan siswanya, nyaris tidak absen saya menyertai kelulusan mereka dengan tulisan tangan di ijazahnya. Lucu, senang, tapi kadang bikin ribet. Itu lho, nama anak sekarang… Ampun, makin membuat saya geleng kepala dan harus teliti sekali mengejanya. Karena kalau salah tidak ada ijazah penggantinya.

Misal nih, nama Sabila. Variasinya bisa, Sabilla, Sabbila, Shabila, Shabilla, Shabbila, atau Shabbilla. Masih bisa jadi, Syabila, Syabbila, Syabilla, dan kalau tidak hati-hati bisa kepleset karena ada yang namanya Syabilila. Cuma beda i saja kan? Masih dari jenis ini, ada juga Salsabila dengan berbagai variannya. Hmm…

Itu baru satu nama. Ada nama yang buat saya asing bukan main. Membuat saya penasaran, siapa sih orangtuanya. Maka tidak jarang saya iseng membuka dokumen aslinya. Biasanya saya dikasih juga fotokopi akte kelahiran agar bisa ricek dari daftar yang sudah diberikan.

Hadeuh, kadang juga geli sendiri, bahkan pernah saya ngakak sendiri sampai orang-orang di sekitar saya bertanya-tanya. “Kenapa Mas?” Saya baru menjawab setelah menyelesaikan ketawa. Saya jelaskan bahwa saya baru saja menulis nama anak TK, “Rangga Nikolas Saputra…” Gila, menurut saya. Edun pisan lah. Rangga adalah nama peran Nicholas Saputra, Nicholas ya bukan Nikolas dalam film Ada Apa dengan Cinta. Saking ngefans kali ya orangtuanya si anak ini, jadi sekaligus saja dijadikan satu.

Buat saya, mungkin lucu. Tapi mungkin sangat bermakna bagi sang pemberi nama. Nama ini membuat saya benar-benar penasaran. Lalu iseng saya tanya sama istri. “Ini anak siapa?” Istri saya menjawab dengan santai, “Itu anaknya tukang daging yang ngontrak di blok sebelah.” Lalu dia cerita, kalau ada nama artis juga yang sekomplek dengan Nikolas Saputra. “Dia tetanggaan sama Raisa, sama Marchelino.” Raisa tahu lah, Marchelino itu juga artis, suaminya Dewi Reezer. Aih, ternyata belakang rumah saya komplek artis. Hehe…

Intermezzo ya…

Saya yakin pada makna sebuah nama. Meski Shakespeare mengatakan apalah arti sebuah nama. Satu nama seribu makna menurut saya. Coba saja cek di KBBI, sebuah lema kata akan memiliki nama lain, sinonimnya, juga beberapa artinya. Kamus saja bisa beragam memberi arti, tidak tunggal. Apalagi kepala orang yang sekian milyar jumlahnya di seluruh dunia. Mana mungkin hendak tunggal tafsirnya.

Mungkin ini saran seorang penulis nama di ijazah, tidak penting dipertimbangkan. Mbok kalau ngasih nama anak itu yang gampang nulisnya, gampang ngucapinnya, dan gampang bagi yang punya nama menulis namanya sendiri ketika baru belajar menulis. Yang gampang itu bukan berarti bermakna sembarang. Yang sederhana bukan berarti dangkal maknanya.

Dulu waktu saya masih suka tiduran di teras masjid, sewaktu habis makan siang. Pernah mendengar khutbah bakda shalat dzuhur. Katanya berilah nama anakmu dengan nama-nama yang Allah senang memanggilnya. Misalnya, “Abdullah, Abdurrahman…” Kira-kira begitu yang saya dengar. Maklum dan silakan dikoreksi kalau keliru, mau dilengkapi malah lebih bagus. Soalnya saya itu ngantukan kalau lagi pengajian. Selain itu saya gampang pules kalau sudah kenyang.

Melanjutkan menulis ijazah, saya sengaja tulis belakangan yang susah-susah dan panjang-panjang namanya. Ternyata, namanya lebih banyak yang susah dan panjang-panjang…  Chika Chalza Audryssa, Sakhy Barraq Nabil, Muhammad Bimo Putra Ramadhian, Dewananta Syandhiyudda Erlandianto, dst….

Hiks, lanjuttttt!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s