Sudut Pandang

Nyoblos Siapa di Banten III


cerita kotakuMencoba memilah untuk dipilih, tentu sependek yang saya tahu. Daerah pemilihan Banten III meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang. Menurut rilis KPU, ada 109 caleg yang memperebutkan sepuluh kursi. Hehe, seru yah! Berebut dah situ… Sekadar mengingat saja, Pemilu 2009 perebutan kursi DPR untuk dapil Banten III, Demokrat dapat tiga kursi, PKS dua kursi, Golkar, PDIP, PPP, Hanura, dan Gerindra berbagi satu kursi.

Karena saya diwanti-wanti jangan golput, maka saya coba cari tahu siapa saja yang bisa memikat hati dan bikin krenteg ati jalan ke TPS, Rabu 9 April 2014 nanti. Saya lari ke websitenya KPU.  Inilah enaknya pemilu di zaman canggih. Begitu klik, http://www.kpu.go.id  saya dapatkan nama-nama. Hmm. Hanya sedikit yang pernah saya dengar, lebih sedikit lagi yang saya kenal.

Okelah, saya catat nama-nama itu. Saya cari referensi lainnya di laman yang lain. Termasuk ke situs http://www.jariungu.com yang menyediakan direktori semua caleg. Selain itu saya juga masukan nama-nama yang sudah dipilihi itu ke kotak pencariannya mbah gugle. Seperti ke http://wikikandidat.com/ dan masih banyak situs lain. Seperti litsus caleg, juga lumayan.  Hehe, untunglah saya bisa akses ini gratisan. Toh sekarang banyak warung kopi sedia wifi gratis. Walaupun kopinya tetap bayar.

Dalam catatan saya, ada nama artis, mantan pejabat, anggota legislatif petahana, dan banyak profesi lainnya dari dosen, pengacara, pengusaha, ahli fengshui, hingga ibu rumah tangga. Beberapa artis yang tepe-tepe istilahnya tebar pesona di dapil Banten III adalah Norma Yunita, yaelah! Artis jadul, teman seangkatannya Chicha Koeswoyo dan Adi Bing Slamet, walau begitu, mantan ibu tiri Andara Early ini  masih cantik. Dia jadi caleg nomer satu PKP Indonesia, anak buahnya Bang Yos. Lalu ada nama Tommy Kurniawan, pesinetron di kolom caleg PKB nomer urutnya tiga. Satu lagi, ada Irwansyah, pesinetron juga iparnya Shireen Sungkar. Dia jadi caleg Gerindra, nomernya di bawah, ya nomer delapan. Persoalannya, saya tidak tahu aktivitas mereka, selain ngartis… sulit ditelusuri rekam jejak keorganisasian dan visi misinya.

Norma Yunita
Norma Yunita, caleg cantik, hehe…

Nama lainnya, bekas pejabat ya, Wahidin Halim, mantan Walikota Tangerang yang jadi caleg Partai Demokrat. Mungkin caleg paling dekat rumahnya dengan saya, walau saya tidak pernah melihatnya kampanye. Balihonya sulit dijumpai, hanya poster-poster saja. Mungkin saya yang tidak mengikutinya. Tapi secara kualitas, dia mampu membuat Kota Tangerang berubah dalam dua periode kepemimpinannya. Tidak ada sekolah reyot, semua bagus, puskesmas juga keren-keren. Meski sempat ada setitik cerita tak sedap di akhir jabatannya, karena mungkin ‘galau’ karena adiknya harus bersaing dengan wakilnya ketika pilwakot kemaren. Tapi secara umum, Kota Tangerang dibuatnya maju di sektor-sektor vital, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.

Siapa lagi ya…

Ada para petahana legislatif seperti Ustadz Jazuli Juwaeni dan Indra SH (pengganti antarwaktu Yoyoh Yusroh yang meninggal dunia) dari PKS, lalu Hartanto Edhie Wibowo, keponakan SBY, Himmatul Alyah Setiawaty, dan Ferrari Roemawi dari Demokrat. Serta Irvansyah dari PDIP anggota pengganti antarwaktu mendiang Sutradara Ginting. Caleg lain yang bertengger di nomer satu adalah para petinggi partai seperti Andi Ahmad Dara (wakil bendahara DPP Golkar), Ali Taher (ketua DPP PAN), Irgan Chairul Mahfiz (Ketua DPP PPP), serta beberapa nama lain pejabat partai yang saya tidak kenal. Seperti Sufmi Dasco Ahmad, (ketua DPP Gerindra), Hary Ashar (Ketua Litbang Hanura) dan lainnya.

Kemudian ada caleg yang naik kelas, dari DPRD Provinsi berusaha cari tiket ke DPR. Hampir ada di semua parpol. Selain itu ada nama-nama caleg yang pemilu lalu juga ada, walaupun tidak berangkat ke Senayan tapi kali ini namanya muncul lagi. Mungkin penasaran. Ada juga caleg yang ikut terbawa berita kasusnya TCW.

PURNOMO
Purnomo sekarang, caleg Gerindra
purnomo-sprinter
Purnomo pelari andalan Indonesia 90-an

Dari semua itu, ada nama yang menarik dan pernah menjadi sorotan publik yaitu Prita Mulyasari, ingat kasus perseteruannya dengan sebuah rumah sakit internasional di Tangerang beberapa waktu lalu. Dia maju sebagai caleg dengan membawa semangat memperjuangkan hak perlindungan konsumen. Prita maju melalui PDIP. Satu nama lagi yang tak kalah menarik adalah Purnomo. Generasi sekarang mungkin tak begitu mengenalnya, tapi pada era 80-an adalah atlet sprint terbaik kebanggaan Indonesia. Dia pernah memecahkan rekor lari Asian Games. Dan membuat harum nama bangsa dan satu-satunya sprinter Asia yang berlaga di semifinal lari 100 meter Olimpiade 1984. Purnomo menjadi caleg partai besutan Prabowo, Gerindra.

Yah, hanya itu sih yang saya tahu…

Kalau DPD gimana, Om? Duh saya jadi keder lagi. Setidaknya ada beberapa nama yang pernah saya dengar. Ada Ahmad Sadely Karim, dia orang baik, jujur, dan sederhana. Lalu siapa ya, hehe… Nanti saya susulkan lah kalau ketemu informasi baru.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s