Story & History

Anak Tunggal itu….


Sambil beberes tulisan, iseng baca-baca. Begitulah kalau lagi nulis sambil online, pasti bakalan melebar kemana-mana. Niatnya hanya mau ngecek dan ricek sumber informasi di google, eh dapat yang lain juga.

Makanya banyak yang menyarankan, “Kalau lagi nulis jangan online.” Bener tuh nasihatnya. Biar fokus, biar cepet selesai. Setelah selesai baru deh, cek dan ricek lagi sambil belanja info lainnya di dunia maya.

Ndilalah saya menemukan artikel ini. Mitos tentang anak tunggal di Vemale.com. Saya langsung saja membaca, tertarik, mencocok-cocokan, siapa tahu mitos itu benar. Hehe. Kan banyak tuh yang bilang, kalau anak tunggal itu egois dan manja. Kalau secara empirik sih harus ditanyakan tuh sama orang-orang yang kenal dan berinteraksi dengan saya.

Ternyata anak tunggal yang egois dan manja hanyalah mitos belaka. Ini nih saya cuplikan mitos lainnya, tentang anggapan negatif dan kurang enak, bahkan cenderung menjustifikasi, gebyah uyah, kalau anak tunggal itu ya begitu itu… Hehe. Mitos itu diluruskan lagi oleh All Women Stalk.

Manja

Siapa bilang anak tunggal selalu manja? Yang ada, orang tua memberikan sesuatu yang paling berkualitas untuk anak satu-satunya. Bukankah khawatir itu perlu, terlebih bagi anak satu-satunya?

Menuntut

Banyak anak tunggal yang diidentikkan dengan kepribadian yang seringkali menuntut. Padahal, banyak orang tua yang mempunyai anak tunggal justru mendidiknya agar lebih mandiri dan tahu bagaimana cara meminta dengan sopan.

Kurang pandai bergaul

Jelas sekali bahwa anggapan ini sepenuhnya salah. Justru anak tunggal jauh lebih pandai bergaul dibandingkan dengan anak-anak lain yang memiliki saudara. Karena, dengan banyak bergaul, anak tunggal akan merasa jauh dari kesepian.

Bossy

Asumsi orang kebanyakan mengatakan bahwa anak tunggal selalu bossy atau gemar memerintah. Padahal, tidak demikian adanya. Anak tunggal justru cenderung membaur dengan banyak teman, untuk menghilangkan sepi.

Merasa kesepian

Ada kalanya anak tunggal memang merasa kesepian. Namun, hal itu akan hilang karena anak tunggal pandai bergaul dengan teman-teman di sekolahnya. Jadi, anggapan bahwa anak tunggal sering merasa kesepian itu salah.

Enak lah jadi anak tunggal. Setidaknya itu yang saya alami… Entahlah menurut yang lain. Setidaknya saya berterimakasih, ada lembaga yang care membantu anak-anak seperti saya keluar dari mitos dan anggapan seperti itu. Sumir sih, nggak penting juga. Tapi kadang mengganggu…

SAMSUNG DIGIMAX A403 tope-mom ibu anyer

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s