Sudut Pandang

Kang Emil…


cerita kotakuKemenangan tokoh muda Ridwan Kamil menjadi walikota Bandung membuat saya semakin yakin, anak muda bisa! Saya tidak mengenal secara pribadi Kang Emil, begitu dia biasa disapa. Tapi sepak terjangnya dan prestasi sudah saya ikuti, bahkan saya kagumi dari beberapa tahun silam. Anak muda yang penuh inisiatif, kreatif, dan mampu menjadi inspirasi publik.

Bekerjalah lebih dulu, lakukan perbaikan, berikan terobosan dan solusi, maka semua itu akan kembali. Dukungan anak muda Bandung, tentu karena Kang Emil berada dekat dengan mereka. Dekat dengan berbagai komunitas kreatif. Turut serta berpartisipasi, terlibat langsung, dan mempercayai bahwa kebersamaan itu harus. Tanpa kolaborasi, tanpa gotong royong, tanpa kerjasama, seberapa pun daya memperbaiki, sulit diwujudkan.

Menjadi tokoh muda yang komplit. Sudah selesai…

emilRidwan Kamil baru berusia 42 tahun. Secara ekonomi mapan. Mengajar di almamaternya ITB Bandung, memiliki firma arsitektur yang kliennya tak hanya lokal, tapi merambah dunia. Cukuplah penghasilannya itu untuk mengamankan dapur keluarganya, menghidupi dan membahagiakan istri dan dua anaknya. Sehingga, saat menjadi pejabat, soal uang yang biasanya bisa membuat orang silau, insya Allah tidak akan membuatnya terpeleset licinnya jalan korupsi.

Kapasitas dan perannya dalam partisipasi publik, mudah sekali didapatkan rekam jejaknya. Dalam hampir satu dekade, Kang Emil mendapatkan puluhan penghargaan, pengakuan yang tak main-main dari berbagai lembaga kompeten atas sepak terjangnya. Antara lain Urban Leadership Award dari Universitas Pennsylvania, Amerika Serikat. Satu untuk dia, satu lagi untuk walikota Barcelona…

Saya terkesima…

Saya salut…

Lalu saya berpaling ke tempat tinggal saya. Kota satelit di pinggir Jakarta yang sebentar lagi juga mau menggelar Pilwakot. Pemilihan walikota! Dari lima pasang, saya melihat dominasi anak-anak muda. Masih muda! Ada pasangan Arief-Sachrudin. Arief itu anak muda, wakil walikota petahana. Merupakan wakil wailkota termuda dalam sejarah Kota Tangerang. Ia mengawali debutnya dari dunia usaha, dia pengusaha, pemilik jaringan rumah sakit besar di Tangerang dan Serang. Kiprahnya di pemerintahan, masih tenggelam di belakang nama besar Wahidin Halim, walikota saat ini. Sulit dijejak…

Ada Abdul Syukur, anak muda dari Pinang. Namanya besar, banyak yang kenal, dari keluarga besar pemilik nama besar. Selain Wahidin Halim, kakaknya yang walikota sekarang, dia adalah adik Hassan Wirayuda, mantan menteri luar negeri yang sekarang menjadi anggota dewan penasihat presiden. Dia aktif di organisasi kepemudaan sayap Partai Golkar, hingga mengantarkannya menjadi anggota dewan kota, kemudian anggota DPRD Provinsi dan sekaligus menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Tangerang. Itu saja yang saya tahu…

Hilmi Fuad, pasangan Abdul Syukur. Secara pribadi saya kenal. Kiprahnya di PKS membawanya menjadi anggota DPRD Provinsi Banten. Pernah menjadi guru, kepala sekolah, dan pengusaha. Saya tidak banyak mencatat kiprahnya. Sudah lama sekali tidak ketemu. Hanya melihat gambarnya bertebaran di banyak tempat, menyebut namanya dan posisinya sebagai ketua DPD PKS Kota Tangerang.

Ada Miing alias Dedi Gumelar, komedian Bagito yang dulu sering saya tonton live saat siaran di Radio SK. Sekarang menjadi anggota DPR dari PDIP. Kiprahnya ya hanya bisa saya ikuti di media. Itu saja. Pasangannya, Suratno Abubakar, malah saya blank! Tidak tahu sama sekali, kecuali balihonya dimana-mana menyebut dia sebagai ketua DPD PAN Kota Tangerang.

Mereka ini anak-anak muda, umurnya belum jauh dari 40, bahkan ada yang kurang. Selebihnya adalah orang yang matang usia. Harapan itu memang ada di anak-anak muda itu, tapi kok saya belum menemukan yang sekualitas Kang Emil ya…

Muda, kaya prestasi, mapan, dan meyakinkan untuk dipilih 31 Agustus nanti!

*Catatan menjelang pilkada Kota Tangerang 2013

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s