FUN Institute

Baca Sajalah…


Mengisi rumah dengan buku!

Itulah yang kami lakukan, saya dan istri. Saya bukan orang yang tergila-gila membaca, tapi saya orang yang senang saja membaca, bukan hanya buku, tapi juga koran, artikel, atau apa saja yang bisa dibaca. Termasuk membaca daftar menu makanan yang disodorkan pelayan restoran…

Saya membaca buku apa saja, dari zaman anak-anak. Seperti lazimnya, saya membaca Bobo, bahkan pernah merasa membaca Si Kuncung, kalau liburan ke rumah saudara mendiang ibu saya yang kedua-duanya guru. Di usia sekolah dasar, saya juga sudah membaca Nagasasra Sabuk Inten dan berlanjut dengan Api di Bukit Menoreh karya SH Mintardja, bacaan kakek saya yang datang berkala. Walau sudah menjadi cerita bersambung di harian Kedaulatan Rakyat, Yogya.

buku2aSekali lagi saya tidak tergila-gila membaca, hanya merasa senang membaca. Kalau membaca itu ada perasaan senang. Jadi saya tidak pernah ingin mengidentifikasi diri saya dengan sebutan seperti, si gila buku atau teman saya yang memang sangat gila membaca, membuat akun twitternya dengan nama @gilabuku, misalnya.

Biasa saja dan biasa-biasa saja…

Walau saya merasa ada yang ajaib dengan buku khususnya. Ketika muncul buku-buku pemikiran dari Mizan waktu saya kuliah. Saya hampir mengoleksi dan menunggu terbitnya buku baru dari penerbit besutan Dr. Haidar Bagir ini. Saya dulu sering sekali datangi launching buku-buku mereka. Ajaibnya, saya pernah menjadi bagian dari penerbit itu dan pernah terbang bersama para petingginya. Hmm…

Kebahagiaan membaca…

Itulah yang ingin kami bagi, ya… saya dan istri, ingin membagi kebahagiaan itu. Istri saya juga pembaca, walau saya lebih sering mengalahkannya. Hehe, waktu luangnya lebih banyak saya. Dari kecil, dia yang berasal dari keluarga guru, memang sudah dekat dengan budaya baca. Dibanding saya yang lebih banyak bermainnya.

Dan lahirlah Rumah Baca IQRA…

buku2bIqra bermakna bacalah! Ya, harapan kami, di rumah baca yang kami bangun, kami bisa membagi kebahagiaan membaca itu. Dalam bahasa gagahnya, Bacalah! Dan Genggamlah Dunia. Saya dan istri, walau hanya lingkup kecil, hanya dalam radius yang tidak jauh, sekitaran komplek dan anak-anak sekolah dekat rumah, inginnya, memberikan kesempatan yang sama, seperti ketika kami kecil dan seusia mereka. Membaca tanpa harus berpikir membeli bukunya…

Alhamdulillah, dengan dukungan banyak pihak, rumah buku, rumah yang penuh dengan buku, dengan kebahagiaan membaca buku, bisa kami wujudkan, jauh lebih dari yang kami perkirakan. Yuk membaca dan berbahagialah…

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s