Sudut Pandang

[Bahasa] Sontek


Ini pengalaman pribadi saja, bahwa saya pun pernah menyontek waktu sekolah dulu. Tentu saja orangtua saya tidak mengetahuinya, karena mereka memang tidak mengajari saya menyontek. Barangkali karena mereka yakin benar, kalau saya bisa mengatasi lebih banyak soal dari diperdaya soal-soal ulangan. Tapi saya menyontek setelah SMA, artinya setelah hampir sepuluh tahun sekolah…

Waktu SMA itu saya luar biasa malasnya. Sekolah hanya main-main saja, biar nggak kesepian di rumah. Karena memang rumah saya kosong setiap pagi ditinggal begitu saja. Cukup dipercayakan pada gembok yang kuncinya dipegang masing-masing penghuninya. Maka sekolahlah saya, biar banyak temannya, bisa bercanda sepuasnya, serta main sejauh-jauhnya, sehabisnya ongkos. Walhasil, ulangan sering tidak bisa. Karena catatan tidak punya.
Maka menyonteklah saya…

Dan ternyata saya tidak sendirian. Beberapa teman saya di kelas juga menyontek. Modusnya canggih nian, walau ada yang sangat konvensional. Menarik buku dari laci lalu mencatat ulang ke lembar jawaban. Biasa sekali. Nah, yang agak maju mungkin menulisnya di tangan. Apesnya, kalau buat ngelap keringat di dahi, hilanglah harapannya untuk bisa menjawab dengan benar. Lebih canggih lagi, dan ini dipersiapkan benar, ada yang membuat tulisan keci-kecil di kertas kecil. Soal tempat menaruhnya tergantung selera. Dan teman sebangku saya, meletakkannya di sela-sela jahitan roknya.

Saya beritahu ya, selama dua tahun di SMA saya sebangku dengan teman perempuan yang cantiknya luar biasa. Sebenarnya pintar, tapi kadang-kadang tidak juga. Sama seperti saya. Dan sekarang pun saya masing sering menjadi teman sebangkunya bila ada acara makan siang di sela-sela jam kantor. Berharap dia mengeluarkan sontekannya dari balik jahitan lainnya, hehe…

Anggaplah menyontek itu proses hidup dalam konteks yang lebih luas. Karena dari menyontek, banyak sekali makna yang bisa kita dalami. Sontek ya, bukan contek. Saya berhari-hari mencari kata contek. Karena memang KBBI saya turut serta dalam tumpukan buku-buku lain yang sedang diberesi dalam rangka menyambut lebaran. Menyontek tradisi orangtua, saya pun mengecat ruang perpustakaan saya yang bukunya tidak seberapa banyak. Hingga kamus andalan saya turut dikarduskan.

Akhirnya saya temukan juga, bahwa sontek-lah kata yang benar menurut KBBI maupun Tesaurus Bahasa Indonesia-nya Mas Eko Endarmoko. Bukan contek! Maknanya mengutip atau menjiplak. Mengutip dalam dunia ilmiah itu baik sepanjang menyantumkan sumbernya, karena itu bentuk penghargaan terhadap hak intelektual. Dan pelanggaraan atas itu adalah tindakan pidana menurut undang-undang hak kekayaan intelektual. Dan ujung-ujungnya dianggap menjiplak. Sebuah tindakan nista yang merendahkan martabat intelektual. Seperti halnya mengutip pungutan liar atas nama uang rokok, uang kebersihan, uang transport, tambahan buat lebaran dan lain-lain.

Andai saja saya tidak pernah menyontek waktu SMA itu, saya tidak pernah merasakan deg-degan yang memacu adrenalin seperti naik wahana Hysteria di Dunia Fantasi, Ancol. Saya tidak membayangkan, betapa deg-degannya orang-orang yang menyontek ide-ide, menyontek karya orang lain, menjiplaknya menjadikan dirinya seorang plagiat. Apakah masih ada rasa bangga, menjadi seseorang karena menjiplak karya orang lain?

Kalau saya tidak, entahlah dengan beberapa orang yang Anda kenal…

~ untuk Tedjanegara, aku bangga padamu.

Iklan

2 tanggapan untuk “[Bahasa] Sontek”

  1. Cerita abng kocak juga yah,..
    😉 yah jelas lah orang tua g’ tau, kan abng nyontek disekolah, sedangkan orang tua dirumah,..
    wkwkwk
    salam kenal bng,.. “http://coretanbangican.blogspot.com/”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s