SENGGANG

Naik Kereta di Sumatera [2]

Derit roda kereta Sribilah pertanda laju, pandangan mulai bergerak. Di gerbong Bisnis 2 saya duduk, memilih dekat jendela. Alasannya, bukan hanya agar lebih leluasa melihat pemandangan di luar, tapi dekat dengan meja kecil tempat menaruh minum dan tentu saja colokan untuk nge-cas hape. Kebutuhan zaman now, batere hape harus full, karena dengan aplikasi whatsapp, instagram… Continue reading Naik Kereta di Sumatera [2]

Iklan
SENGGANG

Naik Kereta di Sumatera [1]

“Berapa jam Medan ke Kisaran?” tanya saya ke teman yang menemani sepanjang di Medan. “Kurang lebih empat jam,” katanya. Saya langsung teringat perjalanan kereta Jakarta ke Bandung, tidak terlalu lama, pasti menyenangkan. Bisa ada ngobrolnya, lihat-lihat pemandangannya, bisa pesen kopi, dan tentu sekalian makan di kereta. Makanan yang kata istri saya ‘biasa saja’ tapi menurut… Continue reading Naik Kereta di Sumatera [1]

Story & History

Jodoh Pasti Bertamu

Dia bukan satu-satunya yang nyasar ke rumah saya. Berubah arah tujuan bahkan pembicaraan. Walaupun sering sekali datang dengan nawaitu, “Mas, saya mau belajar menulis.” Saya tidak akan mengajari menulis, karena itu bukan tugas tuan rumah. Maka saya hanya akan berlaku sebagai tuan rumah, menjamu, berbincang dan membuat suasana nyaman, hingga mereka yang datang senang, bahagia,… Continue reading Jodoh Pasti Bertamu

SENGGANG

Lukisan Daripada Soeharto

Sebagai anak yang tumbuh di zaman Soeharto jadi presiden, tidak tahu mengapa, saya sangat menyukai bila ada berita di TVRI, Presiden Soeharto menerima kunjungan di Jalan Cendana. Kediaman keluarga Soeharto di kawasan Menteng ini sangatlah dikenal, mungkin dikenang juga. Gambar kamera akan menampilkan Soeharto dengan senyumnya menyambut tamu, bersalaman, lalu cut to…  Soeharto dan tamu-tamu… Continue reading Lukisan Daripada Soeharto

Story & History

Sudah Setengah Jalan

Di siang yang terik bulan puasa, dua orang sahabat yang melakukan perjalanan melewati sebuah hamparan sawah. Menghampar tanaman timun suri berwarna kuning keemasan. Membayang buka puasa dengan timur suri yang dicampur dengan sirup, lalu diberi es batu. Menyegarkan! Membasahi tenggorokan yang menahan dahaga. Juga hamparan hijau, tanaman semangka yang buahnya besar bak bola. “Bila dibelah,… Continue reading Sudah Setengah Jalan

SENGGANG

The Gift – Memberi yang Paling Berarti

“Nikmatilah keterpurukanmu dalam gelap,” Harun mengucapkan itu dengan penuh amarah. Tiana hanya diam berdiri di depan pintu. Sejak itu semua berubah. Jalan menuju cahaya, kembali meredup bagi keduanya. Harun (Reza Rahardian) kembali pada kesehariannya semula. Tiana (Ayushita Nugraha) pun kembali ke dunia yang oleh Harun dianggap aneh, menjadi penulis yang terus menghidupkan imajinasinya. Kisah drama… Continue reading The Gift – Memberi yang Paling Berarti